Jumat, 29 Mei 2015

PEMERIKSAAN FISIK ABDOMEN

 

PEMERIKSAAN FISIK ABDOMEN

1. DEFENISI

=> Pemeriksaan yang dialkukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kelaina organ / sistem dalam bagian perut.
Pemeriksaan fisik abdomen dilakukan dengan 4 (empat) tehnik/cara yaitu
  1. Inspeksi
  2. Palpasi
  3. Perkusi
  4. Auskultasi
1. INSPEKSI
dilakukan untuk mengetahui kesimetrisan dinding perut saat respirasi, mengkaji tanda luka, umbilical, kult dinding perut.
Abdomen dibagi dalam 4 kwadran yaitu:
1. kwadran I => kanan atas
2. kwadran II => kanan bawah
3. kwadran III => kiri atas
4. kwadran IV => kiri bawah
dengan sembilan bagian yaitu :
1. Epigastrik
2. umbilical
3. hipogastrik
4. hipokondrial kanan
5. hipokondrial kiri
6. lumbal kanan
7. lumbal kiri
8. Inguinal kanan
9. Inguinal kiri
2. PALPASI
=> untuk memperkirakan gerakan usus dan kemungkinan adanya gangguan vaskular
=> dilakukan sebelum perkusi dan palpasi karena dapat mempegaruhi kualitas dan kuantitas bising usus.
=> auskultasi dapat dilakukan dengan meletakkan diafragma stetoskop pada semua kwadran atau salah satu kwadran.
3. PERKUSI
=> Untuk memperkirakan ukuran hepar, adanya udara pada lambung dan usus (timpani atau redup)
=> Untuk mendengarkan atau mendeteksi adanya gas, cairan atau massa dalam perut
=> bunyi perkusi pada perut yang normal adalah timpani, tetapi bunyi ini dapat berubah pada keadaan-keadaan tertentu misalnya apabila hepar danlimpa membesar, maka bunyi perkusi akanmenjadi redup, khususnya perkusi di daerah bawah arkus kosta kanan dan kiri.
4. PALPASI
=> Palpasi merupakan metode yang dilakukan paling akhir pada pengkajian perut
=> Palpasi dapat dilakukan secara palapsi ringan atau palpasi dalam tergantung pada tujuannya
=> Palpasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk, ukuran, dan konsistensi organ-organ dan struktur-struktur dalam perut (intra abdominal)
=> Palpasi ringan dilakukan untuk mengetahui area-area nyeri tekan, nyeri superficial, dan adanya massa
=> Palpasi dalam dilakukan untuk mengetahui keadaan hepar, lien, ginjal, dan kandung kemih.
PERSIAPAN
  1. ruang pemeriksaan dengan penerangan yang memadai
  2. menyuruh penderita berbaring dan membuat penderita dalam keadaan rileks
  3. menyuruh penderita membuka pakaina bagian atas sehingga daerah dari px ke simpisis pubis harus terbuka
  4. pemeriksaan dilakukan disebelah kanan penderita dengan urutan inspeksi, auskultasi, perkusi dan palpasi
  5. penderita telentang dengan bantal yang tipis di bawah kepala dan bnatal yang tebal di bawah lutut dan lutut menekuk
  6. kedua tangan diletakkan disamping badan atau menyilang di dada penderita
  7. gunakan tangan yang hangat dan diafragma stetoskop yang hangat dengan cara menggosokkan kedua telapak tangan dan menggosokkan bagian diafragma stetoskop
  8. suruhlah penderita mengatakan bagian mana yang sakit dan pantaulah ekspresi muka penderita pada saat pemeriksaan
INSPEKSI
  1. pemeriksa berada di sebelah kanan penderita
  2. perhatikan kesimetrisan abdomen pada saat respirasi
  3. inspeksi tanda luka, umbilical, dan dinding abdomen.
AUSKULTASI
  1. tentukan bagian stetoskop yang akan digunakan (bagian diafragma)
  2. tanya pasien tentang waktu terakhir makan, suara usus meningkat pada orang setelah makan
  3. letakkkan diafragma stetoskop dengan tekanan ringan pada setiap area empat kwadaran abdomen dan dengan suara peristaltik aktif dan suara mendeguk (gurgling) yang secara normal terdengar setiap 5 sampai 20 detik dengan durasi kurang atau lebih dari satu detik
  4. frekuensi suara tergantung pada status pencernaan atau ada dan tidaknya makanan dalam saluran pencernaan. dalam pelaporannya suara usus dapat dinyatakan dengan : terdengar, tidak ada /hipoaktif, sangat lambat (misalnya hanya terdengar sekali setiap satu menit), dan hiperaktif atau meningkat (misalnya terdengar setiap 3 detik).
  5. bila suara usus terdengar jarang sekali / tidak ada maka sebelum dipastikan dengarkan dahulu selama tiga sampai lima menit
PERKUSI
  1. perkusi dimulai dari kwadran kanan atas kemudian bergerak searah jarum jam
  2. perhatikan reaksi pasien dan catat bila pasien merasa nyeri atau nyeri tekan
  3. lakukan perkusi pada area timpani dan redup
  4. suara timpani memiliki ciri nada lebih tinggi dari pada resonan, yang mana suara ini dapat didengarkan pada rongga atau organ yang berisi udara
  5. suara redup mempunyai ciri nada lebih rendah atau lebih datar dari pada resonan. suara ini dapat didengarkan pada masa padat misalnya keadaan acites, keadaan distensi kandung kemih, serta pada pembesaran atau tumor hepar dan limfe.
PALPASI
A. Palpasi Hepar
  1. berdirilah disamping kanan pasien
  2. letakkan tangan kiri anda pada torak posterior kira-kira pada tulang rusuk ke 11 atau 12
  3. tekankan tangan kiri tersebut keatas sehingga sedikit mengangkat dinding dada
  4. letakkan tangan kanan pada atas bawah tulang rusuk sisi kanan dengan membentuk sudut kira-kira 450 dengan otot rektus abdominal dengan jari-jari kearah tulang rusuk
  5. sementara pasien ekhalasi, lakukan penekanan sedalam 4-5 kearah bawah pada batas bawah tulang rusuk
  6. jaga posisi tangan anda dan suruh pasien inhalasi / menarik nafas dalam
  7. sementara pasien inhalasi, rasakan batas hepar bergerak menentang tangan anda yang secara normal terasa dengan kontur regular. bila hepar tak terasa/teraba dengan jelas, maka suruh pasien untuk menarik nafas dalam, sementara anda tetap mempertahankan posisi tangan atau memberikan tekanan sedikit lebih dalam. kesulitan dalam merasakan hepar ini sering dialami pada pasien obesitas
  8. bila hepar membesar, maka lakukan palpasi di batas bawah tulang rusuk kanan. catat pembesaran tersebut dan nyatakan dengan berapa cm pembesaran terjadi di bawah batas tulang rusuk
B. Palpasi Ginjal
secara anatomis lobus atas kedu ginjal menyentuh diafragma dan ginjal turun sewaktu inhalasi. ginjal kanan normalnya lebih mudah dipalpasi dari pada ginjal kiri. ginjal kanan terletak sejajar dengan tulang rusuk ke 12 dan ginjal kiri sejajar dengan tulang rusuk ke 11. ginjal orang dewasa pada umumnya mempunyai ukuran panjang 11 cm, lebar 4-7 cm, dan tebal 2,5 cm. dalam melakukan palpasi ginjal maka posisi pasien diatur supinasi dan perawat yang melakukan palpasi berdiri di sisi kanan pasien.
langkah kerja palpasi ginjal adalah :
  1. dalam melakukan palpaso ginjal kanan, letakkan tangan kiri anda dibawah panggul dan elevasikan ginjal ke arah anterior.
  2. letakkan tangan kanan anda pada dinding perut anterior pada garis midklavikularis dari pada tepi bawah batas kosta
  3. tekankan tangan kanan anda secara langsung keatas sementara pasien menarik nafas panjang. pada orang dewasa yang normal ginjal tidak teraba tetapi pada orang yang snagat kurus bagian bawah ginjal kanan dapat dirasakan
  4. bila ginjal teraba rasakan mengenai kontur (bentuk), ukuran, dan adanya nyeri tekan
  5. untuk melakukan palpasi ginjal kiri, lakukan disisi seberang tubuh pasien, dan letakkan tangan kiri anda dibawah panggul kemudian lakukan tindakan seperti pada palpasi ginjal kanan.

Teknik Pemeriksaan Fisik

 

 Teknik Pemeriksaan Fisik

 
4 TEKNIK DALAM PEMERIKSAAN FISIK
 

1. Inspeksi
  • Adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan cara melihat bagian tubuh yang diperiksa melalui pengamatan. Cahaya yang adekuat diperlukan agar perawat dapat membedakan warna, bentuk dan kebersihan tubuh klien. Fokus inspeksi pada setiap bagian tubuh meliputi : ukuran tubuh, warna, bentuk, posisi, simetris. Dan perlu dibandingkan hasil normal dan abnormal bagian tubuh satu dengan bagian tubuh lainnya. Contoh : mata kuning (ikterus), terdapat struma di leher, kulit kebiruan (sianosis), dan lain-lain.
2. Palpasi
  • Palpasi adalah suatu teknik yang menggunakan indera peraba. Tangan dan jari-jari adalah instrumen yang sensitif digunakan untuk mengumpulkan data, misalnya tentang : temperatur, turgor, bentuk, kelembaban, vibrasi, ukuran.
Langkah-langkah yang perlu diperhatikan selama palpasi :
  • Ciptakan lingkungan yang nyaman dan santai.
  • Tangan perawat harus dalam keadaan hangat dan kering
  • Kuku jari perawat harus dipotong pendek.
  • Semua bagian yang nyeri dipalpasi paling akhir.
Misalnya : adanya tumor, oedema, krepitasi (patah tulang), dan lain-lain.

3. Perkusi
  • Perkusi adalah pemeriksaan dengan jalan mengetuk bagian permukaan tubuh tertentu untuk membandingkan dengan bagian tubuh lainnya (kiri kanan) dengan tujuan menghasilkan suara.
  • Perkusi bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi, ukuran, bentuk dan konsistensi jaringan. Perawat menggunakan kedua tangannya sebagai alat untuk menghasilkan suara.
Adapun suara-suara yang dijumpai pada perkusi adalah :
  • Sonor : suara perkusi jaringan yang normal.
  • Redup : suara perkusi jaringan yang lebih padat, misalnya di daerah paru-paru pada pneumonia.
  • Pekak : suara perkusi jaringan yang padat seperti pada perkusi daerah jantung, perkusi daerah hepar.
  • Hipersonor/timpani : suara perkusi pada daerah yang lebih berongga kosong, misalnya daerah caverna paru, pada klien asthma kronik.
4. Auskultasi
  • Adalah pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara mendengarkan suara yang dihasilkan oleh tubuh. Biasanya menggunakan alat yang disebut dengan stetoskop. Hal-hal yang didengarkan adalah : bunyi jantung, suara nafas, dan bising usus.
Suara tidak normal yang dapat diauskultasi pada nafas adalah :
  • Rales : suara yang dihasilkan dari eksudat lengket saat saluran-saluran halus pernafasan mengembang pada inspirasi (rales halus, sedang, kasar). Misalnya pada klien pneumonia, TBC.
  • Ronchi : nada rendah dan sangat kasar terdengar baik saat inspirasi maupun saat ekspirasi. Ciri khas ronchi adalah akan hilang bila klien batuk. Misalnya pada edema paru.
  • Wheezing : bunyi yang terdengar “ngiii….k”. bisa dijumpai pada fase inspirasi maupun ekspirasi. Misalnya pada bronchitis akut, asma.
  • Pleura Friction Rub ; bunyi yang terdengar “kering” seperti suara gosokan amplas pada kayu. Misalnya pada klien dengan peradangan pleura.
Pendekatan pengkajian fisik dapat menggunakan :

1. Head to toe (kepala ke kaki)
  • Pendekatan ini dilakukan mulai dari kepala dan secara berurutan sampai ke kaki. Mulai dari : keadaan umum, tanda-tanda vital, kepala, wajah, mata, telinga, hidung, mulut dan tenggorokan, leher, dada, paru, jantung, abdomen, ginjal, punggung, genetalia, rectum, ektremitas.
2. ROS (Review of System / sistem tubuh)
  • Pengkajian yang dilakukan mencakup seluruh sistem tubuh, yaitu : keadaan umum, tanda vital, sistem pernafasan, sistem kardiovaskuler, sistem persyarafan, sistem perkemihan, sistem pencernaan, sistem muskuloskeletal dan integumen, sistem reproduksi. Informasi yang didapat membantu perawat untuk menentukan sistem tubuh mana yang perlu mendapat perhatian khusus.
3. Pola fungsi kesehatan Gordon, 1982
  • Perawat mengumpulkan data secara sistematis dengan mengevaluasi pola fungsi kesehatan dan memfokuskan pengkajian fisik pada masalah khusus meliputi : persepsi kesehatan-penatalaksanaan kesehatan, nutrisi-pola metabolisme, pola eliminasi, pola tidur-istirahat, kognitif-pola perseptual, peran-pola berhubungan, aktifitas-pola latihan, seksualitas-pola reproduksi, koping-pola toleransi stress, nilai-pola keyakinan.
4. DOENGOES (1993)
  • Mencakup : aktivitas / istirahat, sirkulasi, integritas ego, eliminasi, makanan dan cairan, hygiene, neurosensori, nyeri / ketidaknyamanan, pernafasan, keamanan, seksualitas, interaksi sosial, penyuluhan / pembelajaran.

berBagi yang bisa diBagi Anatomi Tubuh Manusia


Anatomi Tubuh Manusia

Anatomi Tubuh Manusia disusun kedalam beberapa bagian sistem tubuh, yaitu:

1. Sistem Kerangka
Kerangka tubuh manusia terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang satu sama lainnya saling berhubungan, terdiri dari:
  • Tulang kepala: 8 buahkerangka-dada.jpg
  • Tulang kerangka dada: 25 buah
  • Tulang wajah: 14 buah
  • Tulang belakang dan pinggul: 26 buah
  • Tulang telinga dalam: 6 buah
  • Tulang lengan: 64 buah
  • Tulang lidah: 1 buah Tulang kaki: 62 buah
Fungsi kerangka antara lain:
  • menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh
  • melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru
  • tempat melekatnya otot-otot
  • untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot
  • tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah
  • memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah
Gelang bahu yaitu persendian yang menghubungkan lengan dengan badan. Pergelangan ini mempunyai mangkok sendi yang tidak sempurna oleh karena bagian belakangnya terbuka.
tl-bahu.jpg Gelang bahu terdiri atas tulang selangka yang melengkung berupa huruf S, dan tulang belikat yaitu sebuah tulang ceper berbentuk segi tiga.
Gelang bahu berhubungan dengan rangka batang badan hanya pada satu tempat saja. Ujung sebelah tengah tulang selangka dihubungkan dengan pinggir atas tulang dada oleh sendi dada-selangka. Ujung sebelah luar tulang selangka berhubungan dengan dengan sebuah taju tulang belikat (ujung bahu) dengan perantaraan sendi akromioklavikula.
Sendi lutut
sendi-lutut.jpg Ujung bawah tulang paha mempunyai dua buah benjol sendi yang bertopang pada bidang atas tulang kering. Dengan demikian terbentuklah sebuah sendi yang dinamakan sendi lutut. Pada dinding depan sendi lutut terdapat tempurung lutut.

2. Sistem Otot
otot-punggung.jpg Otot punggung sejati merupakan dua buah jurai yang amat rumit susunannya, terletak di sebelah belakang kanan dan kiri tulang belakang, mengisi ruang antara taju duri dan taju lintang. Otot-otot punggung sejati itu hampir sama sekali tertutup oleh otot-otot punggung sekunder yang sebenarnya termasuk otot-otot anggota gerak atas dan bawah. Kedua jurai otot tersebut dinamakan penegak batang badan dan amat penting artinya untuk sikap dan gerakan tulang belakang.
3. Sistem Peredaran darah
Jantung berbentuk runjung yang terbalik letaknya. Letak jantung dalam tubuh sedemikian rupa sehingga ujung runjung tersebut (ujung jantung) mengarah ke bawah, ke depan dan ke kiri. Basis jantung mengarah ke atas, ke belakang dan sedikit ke kanan. Pada basis jantung inilah berhimpun aorta, batang nadi paru-paru, batang pembuluh balik atas dan bawah beserta ke dua (atau empat pembuluh balik paru-paru).
jantung.jpg Bagian dalam jantung terdiri atas 4 ruang: serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan dan bilik kanan. Serambi kiri dan bilik kiri satu sama lain berhubungan, demikian juga serambi kanan dan bilik kanan. Bagian kiri jantung dipisahkan dari bagian kanan oleh sekat rongga jantung.

4. Sistem pernapasan
Paru – paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung (gelembung hawa/alveoli). Gelembung-gelembung hawa terdiri dari sel-sel epitel dan endotel. Banyaknya gelembung paru-paru kurang lebih 700.000.000 buah (paru-paru kanan dan kiri).
Paru-paru terletak pada rongga dada. Pada rongga dada tengah terletak paru-paru sedangkan pada rongga dada depan terletak jantung.
paru-paru.jpg Paru-paru terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terbagi atas tiga belah paru (lobus) yaitu belah paru atas, belah paru tengah dan belah paru bawah. Paru-paru kiri terbagi atas dua belah paru yaitu belah paru atas dan belah paru bawah.

5. Sistem Indera
Alat Penglihatan
Alat penglihatan terdiri atas bola mata, saraf penglihatan, dan alat-alat tambahan mata.
Bola mata berbentuk bulat, hanya bidang depannya menyimpang dari bentuk bola sempurna karena selaput bening lebih menonjol ke depan. Ini terjadi karena bagian ini lebih melengkung dari pada bagian lain bola mata. Titik pusat bidang depan dan bidang belakang dinamakan kutub depan dan  kutub belakang.
Garis penghubungnya adalah sumbu mata atau sumbu penglihat.
bola-mataBola mata dapat dibedakan dinding dan isinya. Dindingnya terdiri atas tiga lapis. Lapis luar adalah selaput keras, yang di depan beralih menjadi selaput bening. Lapis tengah dinamakan selaput koroid yang melapisi selaput keras dari dalam. Ke depan selaput koroid tidak mengikuti selaput bening. Di tempat peralihan selaput koroid dan selaput pelangi  terdapat bentuk yang lebih tebal dan dikenal sebagai badan siliar. Di tengah selaput pelangi ada lubang yang disebut manik mata.
Alat Pendengaran
Alat pendengaran terdiri atas pendengar luar, pendengar tengah dan pendengar dalam. Pendengar  luar  terdiri  atas  daun  telinga  dan  liang  telinga  luar.  Daun telinga  adalah  sebuah  lipatan  kulit  yang  berupa  rangka  rawan kuping kenyal.  Bagian luar liang telinga luar berdinding rawan, bagian dalamnya mempunyai  dinding tulang.  Ke sebelah dalam liang telinga luar  dibatasi oleh selaput gendangan terhadap rongga gendangan.
alat-pendengaranPendengar tengah terdiri atas rongga gendangan yang berhubungan dengan  tekak melalui tabung pendengar Eustachius. Dalam rongga gendangan terdapat tulang-tulang pendengar, yaitu martil, landasan dan sanggurdi.  Martil melekat  pada selaput gendangan dan dengan  sebuah  sendi kecil juga  berhubungan dengan landasan.  Landasan mengadakan hubungan dengan sanggurdi melekat pada selaput yang menutup tingkap jorong pada dinding dalam rongga gendangan.
Kulit
Kulit terbagi atas kulit ari dan kulit jangat. Kulit ari terdiri atas beberapa lapis, yang teratas adalah lapis tanduk yang terdiri atas sel-sel gepeng,  sedangkan lapis  terdalam disebut lapis benih yang senantiasa membuat sel-sel epitel baru.
kulitKulit jangat berupa  jaringan ikat yang mengandung  pembuluh-pembuluh darah dan saraf-saraf. Tonjolan kulit jangat berupa jari ke dalam kulit ari dikenal dengan papil kulit jangat. Di dalamnya terdapat kapiler darah dan limfe serta ujung-ujung saraf dengan badan-badan perasa.
6. Sistem Pencernaan
Rongga mulut
mulutRongga mulut mulai dari celah mulut dan berakhir di belakang pada  lubang tekak. Oleh karena lengkung gigi, rongga mulut dibagi dua bagian  yaitu beranda yang terletak di luar lengkung gigi dan rongga mulut yang terdapat di belakangnya. Beranda dibatasi ke luar oleh  bibir dan pipi yang mengandung otot-otot mimik dan karena itu gerakannya amat luas.
Geligi
Geligi terdiri atas dua baris gigi tertutup. Setiap baris gigi merupakan suatu garis melengkung yang pada rahang atas agak lain  bentuknya  daripada rahang bawah. Gigi pada rahang atas dan pada rahang bawah letaknya sedemikian rupa sehingga  penampang terbesar setiap gigi rahang atas tepat menempati sela antara dua buah gigi rahang bawah dan sebaliknya. Jadi sewaktu mengunyah setiap gigi bekerja sama dengan dua buah gigi yang berlawanan letaknya.
Lambung
lambungLambung adalah bagian saluran pencernaan makanan  yang melebar seperti kantong, terletakdi bagian atas rongga perut sebelah kiri, dan untuk sebagian tertutup oleh alat-alat yang letaknya berdekatan seperti hati, usus besar dan limpa. Lambung berhubungan dengan alat-alat itu dan juga dengan dinding belakang rongga perut dengan perantaraan dengan beberapa lipatan salut perut.
7. Sistem Urinaria
Ginjal
ginjalGinjal adalah suatu kelenjar berbentuk  seperti kacang yang terletak pada dinding belakang rongga perut setinggi ruas-ruas tulang belakang sebelah atas, ginjal kiri letaknya lebih tinggi daripada ginjal kanan.  Sisi ginjal yang menghadap  ke dalam  berbentuk  cekung.  Di sini masuk  nadi ginjal  (dari aorta) ke dalam ginjal. Nadi ini bercabang-cabang dalam jaringan ginjal.
Kandung kemih
Kandung kemih merupakan tempat berkumpulnya semua air kemih yang terpancar dari saluran ginjal. Dinding kandung kemih yang terdiri atas jaringan  otot polos  dapat   menyesuaikan  diri  terhadap   banyaknya  air kemih di dalam kandung kemih, karena dapat mengendor apabila diisi perlahan-lahan dengan air kemih.
8. Sistem Reproduksi
Alat reproduksi laki-laki
Alat-alat reproduksi laki-laki dibagi atas bagian pembuat mani dan bagian penyalur mani. Bagian pertama berupa kelenjar kelamin, yaitu buah zakar yang membentuk  sel-sel mani. Buah zakar kanan dan kiri  tergantung di dalam sebuah lipatan kulit yang berbentuk kantong dan terletak di bawah tulang kemaluan  yang  dinamakan  kandung buah zakar (skrotum). Pada sisi belakang setiap buah zakar terdapat anak buah zakar yang tergolong sebagai jalan penyalur.
skrotumSel-sel mani keluar dari buah zakar dan masuk ke dalam anak buah zakar. Di sini sel-sel mani melalui suatu saluran halus yang berliku-liku dan di bagian  bawah anak buah zakar beralih menjadi pipa mani, yang berjalan di depan  tulang kemaluan ke atas, diiringi oleh nadi buah zakar dan anyaman pembuluh balik.  Buah zakar, anak buah zakar dan tali mani diselubungi oleh beberapa kerudung dan juga selapis otot yang bernama otot pegantung  yang dapat menarik buah  zakar dan anak buah zakar ke atas.
Alat reproduksi  perempuan
Alat-alat  reproduksi  perempuan  terdiri  atas  indung telur,  tabung rahim, rahim, liang senggama dan alat-alat kelamin luar. Indung telur berjumlah dua, terletak pada dinding sisi panggul kecil di sebelah kanan dan di sebelah kiri. Masing-masing indung telur tergantung pada beberapa ikat dan lipatan salut perut. Indung telur adalah kelenjar kelamin perempuan yang menghasilkan sel-sel kelamin, yaitu sel-sel telur.
Sel-sel telur dalam indung telur diselubungi oleh oleh suatu selubung yang terdiri atas sel-sel,
keseluruhannya berupa bentuk yang dinamakan folikel atau gelembung Graaf. Pada perempuan yang telah masak kelamin, folikel yang berkembang merupakan tonjolan pada permukaan indung telur, yang menyerupai  permukaan buah srikaya. Setelah folikel masak, maka akan pecah sambil  melemparkan ke luar sel telurnya yang  kini terapung  dalam rongga perut (kejadian ini disebut ovulasi).
9. Sistem Syaraf
Otak
Sistem saraf pusat berkembang dari suatu struktur yang berbentuk bumbung. Pada bumbung tersebut dapat dilihat sebuah dasar, sebuah atap dan dua dinding sisi sebagai pembatas suatu terusan yang terletak di tengah. Dalam perkembangan selanjutnya pada beberapa tempat bumbung tadi menjadi tebal, sedangkan pada tempat-tempat lain dindingnya tetap tinggal seperti semula.
bilik-otakDi sebelah depan berkembang dua gelembung yang setangkup letaknya. Gelembung-gelembung ini kemudian menjadi kedua belahan otak besar. Di sebelah belakang terbentuk otak kecil, oleh karena itu atap bumbung di sini menjadi semakin tebal.
Sumsum Belakang
sumsum-belakangSumsum belakang menyerupai batang kelubi yang penampangnya jorong. Letaknya dalam terusan tulang belakang anatara rongga tengkorak dan daerah pinggang. Penampangnya dari atas ke bawah semakin kecil, kecuali pada dua tempat, yaitu di daerah leher dan di daerah pinggang. Di tempat-tempat ini sumsum belakang agak melebar.

10. Sistem Endokrin
Kelenjar Himofise
Kelenjar  himofise  adalah suatu  kelenjar endokrin  yang terletak di dasar tengkorak, di dalam fosa hipofise tulang spenoid. Kelenjar himofise memegang peranan penting dalam sekresi hormon dari semua organ-organ endokrin karena hormon-hormon yang  dihasilkannya dapat mempengaruhi aktifitas kelenjar lainnya.
Kelenjar Tiroid
tiroidKelenjar tiroid terdiri atas 2 belah yang terletak di sebelah kanan batang tenggorok diikat bersama  oleh  jaringan tiroid dan yang melintasi  batang tenggorok di sebelah depan. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar  yang  terdapat  di dalam  leher bagian depan bawah, melekat pada dinding pangkal tenggorok.

Bagian-Bagian Ginjal Beserta Fungsinya

Bagian-Bagian Ginjal Beserta Fungsinya

Haii sobat semua, kali ini saya akan menjelaskan tentang bagian-bagian ginjal berserta fungsinya. Selengkapnya langsung saja 
Ginjal merupkan organ penting manusia yang berfungsi sebagai alat untuk menyaring darah dan merupakan salah satu bagian dari sistem ekskresi pada manusia. Ginjal berbentuk seperti kacang merah dan manusia memiliki 2 ginjal yang terletak di bagian bawah perut sebelah kanan dan kiri ruas tulang belakang. Ginjal memiliki 3 bagian utama yaitu korteks, medula, dan pelvis. Ketiga bagian itu sangat penting bagi ginjal. Jika salah satu bagian ginjal dibelah, maka kita akan dapat melihat lebih dalam lagi bagian-bagian ginjal beserta fungsinya.
gi
Bagian Utama Ginjal
Berikut ini bagian-bagian utama Ginjal, diantaranya :
  • Ginjal terletak di bagian perut. Gambar ginjal di atas adalah ginjal kiri yang telah dibelah.
  • Calyces adalah suatu penampung berbentuk cangkir dimana urin terkumpul sebelum mencapai kandung kemih melalui ureter.
  • Pelvis adalah tempat bermuaranya tubulus yaitu tempat penampungan urin sementara yang akan dialirkan menuju kandung kemih melalui ureter dan dikeluarkan dari tubuh melalui uretra.
  • Medula terdiri atas beberapa badan berbentuk kerucut (piramida). Di sini terdapat lengkung henle yang menghubungkan tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal.
  • Korteks di dalamnya terdapat jutaan nefron yang terdiri dari badan malphigi. Badan malphigi tersusun atas glomerulus yang diselubungi kapsula Bowman dan tubulus(saluran) yang terdiri dari tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus.
  • Ureter adalah suatu saluran muskuler berbentuk silinder yang menghantarkan urin dari ginjal menuju kandung kemih.
  • Vena ginjal adalah pembuluh balik yang berfungsi untuk membawa darah keluar dari ginjal menuju vena cava inferior kemudian kembali ke jantung.
  • Arteri ginjal adalah pembuluh nadi yang berfungsi untuk membawa darah ke dalam ginjal untuk disaring di glomerulus.
Bagian Dalam Nefron
Bagian Dalam Nefron
Di dalam korteks terdapat jutaan nefron. Nefron adalah unit fungsional terkecil dari ginjal yang terdiri atas tubulus kontortus proximal, tubulus kontortus distal dan duktus koligentes. Berikut ini adalah bagian-bagian dalam nefron, antara lain :
  • Nefron: Adalah tempat penyaringan darah. Di dalam ginjal terdapat lebih dari 1 juta buah nefron. 1 nefron terdiri dari glomerulus, kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus.
  • Glomerulus: Tempat penyaringan darah yang akan menyaring air, garam, asam amino, glukosa, dan urea. Menghasilkan urin primer.
  • Kapsula bowman: Adalah semacam kantong/kapsul yang membungkus glomerulus. Kapsula bowman ditemukan oleh Sir William Bowman.
  • Tubulus kontortus proksimal: Adalah tempat penyerapan kembali/reabsorpsi urin primer yang menyerap glukosa, garam, air, dan asam amino. Menghasilkan urin sekunder.
  • Lengkung henle: Penghubung antara tubulus kontortus proksimal dengan tubulus kontortus distal.
  • Tubulus kontortus distal: Tempat untuk melepaskan zat-zat yang tidak berguna lagi atau berlebihan ke dalam urin sekunder. Menghasilkan urin sesungguhnya.
  • Tubulus kolektivus: Adalah tabung sempit panjang dalam ginjal yang menampung urin dari nefron, untuk disalurkan ke pelvis menuju kandung kemih.
Bagian Penting Ginjal
Bagian Penting Ginjal
Dan ini yang terakhir adalah bagian-bagian terpenting dalam ginjal, yaitu :
  • Diafragma (bukan bagian dari ginjal, melainkan bagian dari sistem pernapasan pada manusia).
  • Kelenjar adrenal adalah kelenjar endokrin berbentuk segitiga yang terletak di atas ginjal (ad, “dekat” atau “di” + renes, “ginjal”). Kelenjar ini bertanggung jawab pada pengaturan respon stress pada sintesis kortikosteroid dan katekolamin, termasuk kortisol dan hormon adrenalin.
  • Ginjal terdiri dari 2 buah. Gambar di atas menunjukkan posisi ginjal di dalam perut kita.
  • Arteri ginjal adalah pembuluh nadi yang berfungsi untuk membawa darah ke dalam ginjal untuk disaring di glomerulus.
  • Vena ginjal adalah pembuluh balik yang berfungsi untuk membawa darah keluar dari ginjal menuju vena cava inferior kemudian kembali ke jantung.
  • Vena cava inferior (pembuluh balik besar bawah) adalah pembuluh darah yang menerima darah dari badan dan kedua kaki. Darah yang dibawa oleh pembuluh darah jenis ini mengandung banyak CO2.
  • Aorta abdominalis adalah arteri terbesar di cavitas abdominalis atau rongga perut. Sebagai bagian dari aorta, aorta abdominalis adalah kelanjutan dari aorta descendens.
  • Ureter adalah suatu saluran muskuler berbentuk silinder yang menghantarkan urin dari ginjal menuju kandung kemih.
  • Uterus (bukan merupakan bagian dari ginjal, melainkan merupakan bagian dari sistem reproduksi pada manusia).
  • Kandung kemih adalah organ tubuh yang mengumpulkan urine (air kencing) yang dikeluarkan oleh ginjal sebelum dibuang.
  • Uretra adalah saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh yang berfungsi sebagai saluran pembuang baik pada sistem kemih atau ekskresi dan sistem seksual.
Nah itulah bagian-bagian ginjal beserta fungsinya, oleh karenanya senantiasa kita harus selalu menjaga dan merawat ginjal kita agar tetap sehat. Karena kalo kita tidak menjaga dan merawatnya maka akan berbahaya sekali karena akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Sedikit info bila sanak saudara anda, tetangga anda atau siapa saja yang anda kenal dan tengah menderita penyakit gagal ginjal dan sudah melakukan cuci darah namun belum kunjung sembuh juga.. Disini kami punya alternatif pengobatannya yaitu dengan cara mengkonsumsi Obat Herbal Gagal Ginjal Ace Maxs. Insya Allah setelah mengkonsumsi obat Ace Maxs ini maka penyakit gagal ginjal yang di derita akan sembuh secara alami aman dan bebas efek samping negatif apapun.Bila ada yang berminat silahkan pesan via sms atau bbm,, info selengkapnya baca di

KHASIAT MADU UNTUK IBU YANG HAMIL

KHASIAT MADU UNTUK IBU YANG HAMIL

Siapa yang tak mengenal minuman berkhasiat satu ini. Ya, madu. Madu merupakan salah satu cairan penunjang kesehatan yang sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Sudah selazimnya seorang wanita yang tengah mengandung, harus selalu berada dalam kondisi tubuh yang prima, karena kesehatan Sang ibu juga akan mempengaruhi kesehatan Si calon bayi atau janinnya.
Madukaya akan kandungan gizi mulai dari asam amino, zat gula glukosa dan fruktosa, vitamin, riboflavin, thiamin, asam pantotenat, niasin, asam askorbat, piridoksin, dan kandungan mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, natrium, phosphor, zat besi, sulfut, dan mangan. Selain itu, madu juga dilengkapi dengan keunggulan lain yaitu kandungan antibiotic yang terdapat dalam tiap tetesnya. Itulah kenapa madu menjadi salah satu sumber energy yang sangat dianjurkan bagi ibu hamil.
Berikut ini adalah 15 khasiat madu bagi kesehatan ibu dan janin
  1. Madu merupakan suplemen penambah tenaga dan ketahanan diri selama mengandung dan pada saat menjelang masa kelahiran bayi.
  2. Madu dapat mencegah berbagai jenis penyakit mulai dari kelelahan, darah tinggi, kencing manis, kencing kotor, hingga penyakit batuk selsema, dan bermacam jenis penyakit lainnya.
  3. Madu dapat membantu mengurangi rasa mual
  4. Madu membantu mendongkrak nafsu makan ibu hamil
  5. Kandungan antibiotik yang terdapat dalam madu sangat ampuh membunuh kuman-kuman yang bersarang dalam tubuh, sehingga madu mampu membantu pencegahan berbagai macam jenis penyakit.
  6. Zat galian yang terkandung dalam madu dapat membantu menguatkan janin.
  7. Vitamin C yang terkandung dalam madu membantu menjaga kesehatan dan kebersihan kulit ibu hamil dan janin.
  8. Secara khusus madu membantu pertumbuhan fisik dan mental janin.
  9. Madu dapat mencegah terjangkitnya penyakit hepatitis B bagi Si cabang bayi.
  10. Madu membantu bayi untuk mampu mengeluarkan cairan yang mungkin terminum pada saat proses persalinan.
  11. Madu membantu membersihkan perut bayi dari bermacam kotoran yang dapat menyebabkan penyakit perut.
  12. Madu membantu bayi tumbuh sehat.
  13. Madu menghindarkan bayi dari penyakit kembung.
  14. Manfaatkan ramuan madu dan telur untuk membersihkan darah pasca melahirkan.
  15. Madu dapat mengatasi keluhan susah buang air besar bagi ibu hamil baik semasa kehamilan maupun pasca melahirkan.
Demikian 15 khasiat madu bagi ibu hamil serta janin. Jadi jangan ragu untuk memperbanyak konsumsi madu selama hamil ya!

MACAM – MACAM JENIS KONTRASEPSI


MACAM – MACAM JENIS KONTRASEPSI


A. KONTRASEPSI SEDERHANA TANPA ALAT

1. SENGGAMA TERPUTUS
Merupakan cara kontrasepsi yang paling tua. Senggama dilakukan sebagaimana biasa, tetapi pada puncak senggama, alat kemaluan pria dikeluarkan dari liang vagina dan sperma dikeluarkan di luar. Cara ini tidak dianjurkan karena sering gagal, karena suami belum tentu tahu kapan spermanya keluar.

2. PANTANG BERKALA (SISTEM KALENDER)
Cara ini dilakukan dengan tidak melakukan senggama pada saat istri dalam masa subur.
Selain sebagai sarana agar cepat hamil,kalender juga difungsikan untuk sebaliknya alias mencegah kehamilan. Cara ini kurang dianjurkan karena sukar dilaksanakan dan membutuhkan waktu lama untuk ‘puasa’. Selain itu, kadang juga istri kurang terampil dalam menghitung siklus haidnya setiap bulan.

B. KONTRASEPSI SEDERHANA DENGAN ALAT

1. KONDOM

Kondom merupakan salah satu pilihan untuk mencegah kehamilan yang sudah populer di masyarakat. Kondom adalah suatu kantung karet tipis, biasanya terbuat dari lateks, tidak berpori, dipakai untuk menutupi penis yang berdiri (tegang) sebelum dimasukkan ke dalam liang vagina. Kondom sudah dibuktikan dalam penelitian di laboratorium sehingga dapat mencegah penularan penyakit seksual, termasuk HIV/AIDS.
Manfaat pemakaian kontrasepsi kondom :

  1. Efektif bila digunakan dengan benar
  2. Tidak mengganggu produksi ASI
  3. Tidak mengganggu kesehatan klien
  4. Tidak mempunyai pengaruh sistemik
  5. Murah dan dapat dibeli secara umum
  6. Tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan kesehatah khusus
  7. Metode kontrasepsi sementara bila metode kontrasepsi lainnya harus ditunda
2. DIAFRAGMA
Diafrgma adalah kap berbentuk bulat cembung, terbuat dari lateks(karet) yang di insersikan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual dan menutup serviks.
Jenis kontrasepsi diafragma :
  1. Flat spring (flat metal band)
  2. Coil spring (coiled wire)
  3. Arching spring)
Cara kerja kontrasepsi diafragma :
Menahan sperma agar tidak mendapatkan akses mencapai saluran alat reproduksi bagian atas (uterus dan tuba falopi) dan sebagai alat tempat spermisida.
Manfaat kontrasepsi diafragma :
  1. Efektif bila digunakan dengan benar
  2. Tidak mengganggu produksi ASI
  3. Tidak mengganggu hubungan seksual karena telah terpasang sampai 6 jam sebelumnya
  4. Tidak mengganggu kesehatan klien
  5. Tidak mengganggu kesehatan sistemik
3.SPERMISIDA
Spermisida adalah bahan kimia (biasanya non oksinol-9) digunakan untuk menon-aktifkan atau membunuh sperma.
Jenis kontrasepsi spermasida :
  1. Aerosol
  2. Tablet vaginal, suppositoria, atau dissolvablefilm
  3. Krim
Cara kerja kontrasepsi spermisida :
Menyebabkan sel membrane sperma terpecah, memperlambat pergerakan sperma dan menurunkan kemampuan pembuahan sel telur.
Manfaat kontrasepsi spermisida :
  1. Efektif seketika (busa dan krim)
  2. Tidak mengganggu produksi ASI
  3. Bisa digunakan sebagai pendukung metode lain
  4. Tidak mengganggu kesehatan klien
  5. Tidak mempunyai pengaruh sistemik
  6. Mudah digunakan
  7. Meningkatkan lubrikasi selama hubungan seksual
  8. Tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus

4.Kb Suntik
Kontrasepsi suntikan adalah cara untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan melalui suntikan hormonal
  1.  Kb Suntik 1 bulan (kombinasi)
adalah 25 mg Depo medroksiprogestreon asetat dan 5 mg esestradiol sipionat yang diberikan injeksi I.m sebulan sekali (Cyclofem). Dan 50 mg roretindron enantat dan 5mg Estradional Valerat yang diberikan injeksi I.m sebulan sekali

Keuntungan menggunakan KB Suntik
- Praktis, efektif dan aman dengan tingkat keberhasilan lebih dari 99%.
- Tidak membatasi umur
- Obat KB suntik yang 3 bulan sekali (Progesteron saja) tidak mempengaruhi ASI dan cocok untuk ibu menyusui
Kerugian menggunakan KB Suntik
- Di bulan-bulan pertama pemakaian terjadi mual, pendarahan berupa bercak di antara masa haid, sakit kepala dan nyeri payudara
- Tidak melindungi dari IMS dan HIV AIDS
Indikasi:
- Wanita usia 35 tahun yang merokok aktif
- Ibu hamil atau diduga hamil
- Pendarahan vaginal tanpa sebab
- Penderita jantung, stroke, lever, darah tinggi dan kencing manis
- Sedang menyusui kurang dari 6 minggu
- Penderita kanker payudara
  1. Kb  Suntikan 3 bulan.
Depo Depo-provera ialah 6-alfa-metroksiprogesteron yang digunakan untuk tujuan kontrasepsi parenteral, mempunyai efek progesterone yang kuat dan sangat efektif. Obat ini termasuk obat depot. Noristerat termasuk dalam golongan kontrasepsi ini. Mekanisme kerja kontrasepsi ini sama seperti kontrasepsi hormonal lainnya. Depo-provera sangat cocok untuk program postpartum oleh karena tidak mengganggu laktasi.

Keuntungan kb suntik 3 bulan
-         Resiko terhadap kesehatan kecil.
-         Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri
-         Tidak di perlukan pemeriksaan dalam
-         Jangka panjang
-         Efek samping sangat kecil
-         Klien tidak perlu menyimpan obat suntik
Kerugian kb suntik 3 bulan
  1. Gangguan haid. Siklus haid memendek atau memanjang, perdarahan yang banyak atau sedikit, spotting, tidak haid sama sekali.
  2. Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu
  3. Permasalahan berat badan merupakan efek samping tersering
  4. Terlambatnya kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian
  5. Terjadi perubahan pada lipid serum pada penggunaan jangka panjang
  6. Pada penggunaan jangka panjang dapat menurunkan densitas tulang
  7. Pada penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan kekeringan pada vagina, menurunkan libido, gangguan emosi, sakit kepala, nervositas, dan jerawat.
5.KB PIL Pil adalah obat pencegah kehamilan yang diminum. Pil telah diperkenalkan sejak 1960. Pil diperuntukkan bagi wanita yang tidak hamil dan menginginkan cara pencegah kehamilan sementara yang paling efektif bila diminum secara teratur. Minum pil dapat dimulai segera sesudah terjadinya keguguran, setelah menstruasi, atau pada masa post-partum bagi para ibu yang tidak menyusui bayinya. Jika seorang ibu ingin menyusui, maka hendaknya penggunaan pil ditunda sampai 6 bulan sesudah kelahiran anak (atau selama masih menyusui) dan disarankan menggunakan cara pencegah kehamilan yang lain..
Jenis-jenis kontrasepsi Pil
1. Pil gabungan atau kombinasi
Tiap pil mengandung dua hormon sintetis, yaitu hormon estrogen dan progestin. Pil gabungan mengambil manfaat dari cara kerja kedua hormon yang mencegah kehamilan, dan hampir 100% efektif bila diminum secara teratur.
Jenis – jenis pil kombinasi:
  1. monofasik : pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormone aktif estrogen/progesterone dalam dosis yang sama, dengan 7 tablet tanpa hormone aktif.
  2. Bifasik : pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormone aktif estrogen/progesterone dalam dua dosis yang berbeda adalah estrogen dan progesteron, dengan 7 tablet tanpa hormone aktif.
  3. Trifasik : pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormone aktif estrogen/progesterone dalam tiga dosis yang berbeda adalah mengandung berbagai dosis progestin. Pada sejumlah jenis obat tertentu, dosis estrogen didalam ke 21 pil aktif bervariasi. Maksud dari variasi ini adalah mempertahankan besarnya dosis pada pasien serendah mungkin selama siklus dengan tingkat kemampuan dalam pencegahan kehamilan yang setara
2. Pil khusus – Progestin (pil mini)
Pil ini mengandung dosis kecil bahan progestin sintetis dan memiliki sifat pencegah kehamilan, terutama dengan mengubah mukosa dari leher rahim (merubah sekresi pada leher rahim) sehingga mempersulit pengangkutan sperma. Selain itu, juga mengubah lingkungan endometrium (lapisan dalam rahim) sehingga menghambat perletakan telur yang telah dibuahi.
Kontra indikasi Pemakaian Pil
Kontrasepsi pil tidak boleh diberikan pada wanita yang menderita hepatitis, radang pembuluh darah, kanker payudara atau kanker kandungan, hipertensi, gangguan jantung, varises, perdarahan abnormal melalui vagina, kencing manis, pembesaran kelenjar gondok (struma), penderita sesak napas, eksim, dan migraine (sakit kepala yang berat pada sebelah kepala).
Efek Samping Pemakaian Pil
Pemakaian pil dapat menimbulkan efek samping berupa perdarahan di luar haid, rasa mual, bercak hitam di pipi (hiperpigmentasi), jerawat, penyakit jamur pada liang vagina (candidiasis), nyeri kepala, dan penambahan berat badan.

6.AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)
AKDR atau IUD (Intra Uterine Device) bagi banyak kaum wanita merupakan alat kontrasepsi yang terbaik. Alat ini sangat efektif dan tidak perlu diingat setiap hari seperti halnya pil. Bagi ibu yang menyusui, AKDR tidak akan mempengaruhi isi, kelancaran ataupun kadar air susu ibu (ASI). Namun, ada wanita yang ternyata belum dapat menggunakan sarana kontrasepsi ini. Karena itu, setiap calon pemakai AKDR perlu memperoleh informasi yang lengkap tentang seluk-beluk alat kontrasepsi ini.
Jenis-jenis AKDR :
  1.  Copper-T
AKDR berbentuk T, terbuat dari bahan polyethelen di mana pada bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus. Lilitan kawat tembaga halus ini mempunyai efek antifertilisasi (anti pembuahan) yang cukup baik.
  •  Copper-7
AKDR ini berbentuk angka 7 dengan maksud untuk memudahkan pemasangan. Jenis ini mempunyai ukuran diameter batang vertikal 32 mm dan ditambahkan gulungan kawat tembaga (Cu) yang mempunyai luas permukaan 200 mm2, fungsinya sama seperti halnya lilitan tembaga halus pada jenis Coper-T.
  • Multi Load
AKDR ini terbuat dari dari plastik (polyethelene) dengan dua tangan kiri dan kanan berbentuk sayap yang fleksibel. Panjangnya dari ujung atas ke bawah 3,6 cm. Batangnya diberi gulungan kawat tembaga dengan luas permukaan 250 mm2 atau 375 mm2 untuk menambah efektivitas. Ada 3 ukuran multi load, yaitu standar, small (kecil), dan mini.
  • Lippes Loop
AKDR ini terbuat dari bahan polyethelene, bentuknya seperti spiral atau huruf S bersambung. Untuk meudahkan kontrol, dipasang benang pada ekornya. Lippes Loop terdiri dari 4 jenis yang berbeda menurut ukuran panjang bagian atasnya. Tipe A berukuran 25 mm (benang biru), tipe B 27,5 mm 9 (benang hitam), tipe C berukuran 30 mm (benang kuning), dan 30 mm (tebal, benang putih) untuk tipe D. Lippes Loop mempunyai angka kegagalan yang rendah. Keuntungan lain dari pemakaian spiral jenis ini ialah bila terjadi perforasi jarang menyebabkan luka atau penyumbatan usus, sebab terbuat dari bahan plastik.

7. KONTRASEPSI IMPLANT Disebut alat kontrasepsi bawah kulit, karena dipasang di bawah kulit pada lengan atas, alat kontrasepsi ini disusupkan di bawah kulit lengan atas sebelah dalam .Bentuknya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus plastik berongga dan ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti kipas dengan enam buah kapsul atau tergantung jenis susuk yang akan dipakai. Di dalamnya berisi zat aktif berupa hormon. Susuk tersebut akan mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit. Jadi, konsep kerjanya menghalangi terjadinya ovulasi dan menghalangi migrasi sperma. Pemakaian susuk dapat diganti setiap 5 tahun, 3 tahun, dan ada juga yang diganti setiap tahun.

8.Kontrasepsi Tubektomi (Sterilisasi pada Wanita)
Tubektomi adalah setiap tindakan pada kedua saluran telur wanita yang mengakibatkan wanita tersebut tidak akan mendapatkan keturunan lagi. Sterilisasi bisa dilakukan juga pada pria, yaitu vasektomi. Dengan demikian, jika salah satu pasangan telah mengalami sterilisasi, maka tidak diperlukan lagi alat-alat kontrasepsi yang konvensional. Cara kontrasepsi ini baik sekali, karena kemungkinan untuk menjadi hamil kecil sekali. Faktor yang paling penting dalam pelaksanaan sterilisasi adalah kesukarelaan dari akseptor. Dengan demikia, sterilisasi tidak boleh dilakukan kepada wanita yang belum/tidak menikah, pasangan yang tidak harmonis atau hubungan perkawinan yang sewaktu-waktu terancam perceraian, dan pasangan yang masih ragu menerima sterilisasi. Yang harus dijadikan patokan untuk mengambil keputusan untuk sterilisasi adalah jumlah anak dan usia istri. Misalnya, untuk usia istri 25–30 tahun, jumlah anak yang hidup harus 3 atau lebih.

9.Kontrasepsi vasektomi Vasektomi adalah prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan jalan melakukan oklusi vasa deferensia alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilisasi tidak terjadi.
Indikasi kontrasepsi vasektomi
            Vasektomi merupakan upaya untuk menghenttikan fertilis dimana fungsi reproduksi merupakan ancaman atau gangguan terhadap kesehatan pria dan pasangannya serta melemahkan ketahanan dan kualitas keluarga.
Kondisi yang memerlukan perhatian khusus bagi tindakan vasektomi
  1. Infeksi kulit pada daerah operasi
  2. Infeksi sistemik yang sangat mengganggu kondisi kesehatan klien
  3. Hidrokel atau varikokel
  4. Hernia inguinalis
  5. Filarisasi(elephantiasis)
  6. Undesensus testikularis
  7. Massa intraskotalis
  8. Anemia berat, gangguan pembekuan darah atau sedang menggunakan antikoaglansia
Penggunaan Kontrasepsi Menurut Umur

  • Umur ibu kurang dari 20 tahun:
  1. Penggunaan prioritas kontrasepsi pil oral.
  2. Penggunaan kondom kurang menguntungkan, karena pasangan muda frekuensi bersenggama tinggi sehingga akan mempunyai kegagalan tinggi.
  3. Bagi yang belum mempunyai anak, AKDR kurang dianjurkan.
  4. Umur di bawah 20 tahun sebaiknya tidak mempunyai anak dulu.
  • Umur ibu antara 20–30 tahun
  1. Merupakan usia yang terbaik untuk mengandung dan melahirkan.
  2. Segera setelah anak pertama lahir, dianjurkan untuk memakai spiral sebagai pilihan utama. Pilihan kedua adalah norplant atau pil.
  • Umur ibu di atas 30 tahun
  1. Pilihan utama menggunakan kontrasepsi spiral atau norplant. Kondom bisa merupakan pilihan kedua.
  2. Dalam kondisi darurat, metode mantap dengan cara operasi (sterlilisasi) dapat dipakai dan relatif lebih baik dibandingkan dengan spiral, kondom, maupun pil dalam arti mencegah

Ketidaknyamanan IBu Hamil Trimester I,II,III

 

Ketidaknyamanan IBu Hamil Trimester I,II,III


Ketidaknyamanan pada kehamilan terutama terjadi pada hamil muda. Dengan makin tua kehamilan keluhan akan semakin berkurang, kecuali varises dan kaki bengkak makin meningkat.
a.       Trimester Pertama
                                 1).  Perubahan payudara,sensasi baru nyeri dan perasaan geli.
                                       Fisiologi    :  Hipertensi jaringan glandula mammae dan penambahan vaskularisasi, pigmentasi dan ukuran serta penonjolan puting susu dan alveoli yang disebabkan oleh stimulasi hormon.
                                       Solusi        :   -  Kompres hangat pada payudara
                                                            -  Mandi air hangat atau berendam
                                                            -  memijat payudara dengan lembut
                                                            -  menghindari    kopi dan   minuman   lain   yang mengandung caffein.
                                                            -  menggunakan BH yang memyangga
                                 2).  Dinamika psikososial, perasaan sayang, perasaan kacau
                                       Fisiologi       :  adaptasi hormonal dan metabolik, perasaan mengenali peran wanita,            seksualitas, waktu kehamilan, dan jarak perubaahan dalam satu kehidupan dan gaya hidup.
                                       Solusi           :   -  Ibu diberi suport dan ditenangkan hatinya
                                                               -  Memeperbaiki    komunikasi (patner, keluarga, dll)
                                 3).  Leukoria
                                       Fisiologi       :  adanya peningkatan kadar hormon estrogen yang tinggi, stimulasi cervix secara hormonal menjadi hipertropy dan hiperaktif, produksi mucus dalam jumlah berlebihan.
                                       Solusi           :  -  Sering ganti celana selama dalam
                                                                       -  Hygienie memakai pembalut perineum
                                                            -  Menerangkan hati rujuk ke dokter bila diikuti dengan, bau busuk, perubahan warna.
                                 4).  Urgensi dan frekwensi kencing
                                       Fisiologi       :  Perubahan fungsi kandung kencing yang disebabkan oleh hormon, berkurangnnya kapsitas kandung kemih oleh pembesaran uterus.
                                       Solusi           :  -  Batasi intake cairan sebelum tidur
                                                              -  Rujuk ke dokter untuk nyeri atau sensasi panas
                                 5).  Nausea, vommiting, morning sickness
                                       Fisiologi       :  Perubahan hormon dan faktor psikologis, refleksi kebahagian atau bisa juga karena rasa penolakan terhadap kehamilan.
                                       Solusi           :  -  Menghindari perut kosong atau berlebihan
                                                              -  Makanan dalam jumlah sedikit tapi sering
                                                               -  Makan biskuit, jahe, roti panggang kering, dan segala sesuatu yang mengandung pepermint.
                                                   -  Makan teratur meski tidak nafsu makan
                                                               -  Sering minum hangat (teh hangat, susu atau minuman bebas kopi)
                                                               -  Bangun perlahan-lahan di pagi hari, istirahat di siang hari.
                                                               -  Hindari segala sesuatu atau bau yang membuat mual.
                                 6).  Kurang energi/kelelahan
                                       Fisiologi       :  Peningkatan kadar estrogen, progesteron serta merupakan respon fisiologi dari kehamilan.
                           Solusi           :  -  Menenangkan diri
                                                  -  istirahat yang cukup
                                                  -  keseimbangan nutrisi untuk mencegah anemia
                     7).  Gingivitas dan epulis
                                       Fisiologi       :  Peningkatan vascularisasi dan poliferasi terhadap jaringan konektif dari stimulasi estrogen.
                           Solusi           :  -  Makan cukup buah dan sayuran
                                                  -  sikat halus
                                                  -  Hygiene gigi dan hindari infeksi
                     8).  Konstipasi
                                       Fisiologi       :  Peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi otot sehingga usus kurang efisien
                           Solusi           :  -  banyak minum air
                                                  -  Makan makanan berserat tinggi (sayur buah)
                                                  -  Olahraga (jalan-jalan)
                     9).  Sakit Kepala
                                       Fisiologi       :  Sakit kepala yang sering lebih dari biasa, hal ini mungkin karena keadaan rasa mual, kelelahan,lpar, tekanan darah rendah, dan dapat juga karena perasaan tegang/depresi.
                           Solusi           :  -  Atasi dengan istirahat
                                                  -  makan sedikit tapi sering
                                                  -  Bila semakin parah hubungi dokter
                     10).Pusing
                                       Fisiologi       :  Merasa pusing karena pada awal kehamilan ini karena adanya peningkatan tuntutan darah ketubuh, sehingga sewaktu berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri secara tiba-tiba, sistem sirkulasi darah kesulitan untuk beradaptasi.
                                       Solusi           :  Bila rasa pusing timbul ketika sedang duduk ini biasanya karena menurunnya level gula darah, makanlah sedikit tapi sering. Bila pusing terlalu sering periksa ke doketer, kemungkinan anemia.
                     11).Peningkatan berat badan
                                       Fisiologi       :  Hormon estrogen menyebabkan pembesaran rahim dan hormon progesteron yang menyebabkan tubuh menahan air.
                                       Solusi           :  Jangan terlalu banyak makan-makanan yang mengandung karbohidrat, tapi perbanyak makan makanan yang berprotein.(diet ibu hamil)

b.      Trimester Kedua
                                 1).  Rasa nyeri ulu hati
                                       Fisiologi       :  peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi otot saluran cerna dan juga karena rahim yang semakin membesar yang mendorong bagian atas perut, sehingga mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.
                                       Solusi           :  -  jangan makan dalam jumlah yang besar terutama sebelum mau tidur.
                                                              -  jauhi makanan pedas berminyak/berlemak
                                                              -  Waktu tidur malam tinggikan posisi kepala
                                 2).  Pembengkakan
                                       Fisiologi       :  Hal ini terjadi karena peningkatan hormon progesteron yang bersifat menahan cairan. Pada trimester kedua ini akan tampak sedikit pembengkakan kaki dan tangan, hal ini sering terjadi karena psosisi duduk atau berdiri yang terlalu lama.
                                       Solusi           :  -  Jangan melakukan posisi duduk dan berdiri yang terlalu lama.
                                                               -  Biasakan jalan-jalan di pagi hari
                                 3).  Pusing
                                       Fisiologi       :  Pusing menjadi keluhan yang sering selama kehamilan trimester kedua. Hal ini dapat terjadi ketika pembesaran rahim ibu menekan pembuluh darah besar sehingga menyebabkan tekanan darah menurun.
                                       Solusi           :  Atasi dengan melakukan perpindahan posisi perlahan-lahan atau bertahap untuk menghindari perubahan tekanan darah mendadak.
                                 4).  Perubahan kulit
                                       Fisiologi       : Perenggangan kulit yang berlebih biasannya pada perut dan payudara akibat perenggangan kulit ini ibu hamil dapat merasa gatal.
                                       Solusi           :  -  Krim yang mengandung vitamen E juga dapat membantu menghilangkan garis-garis rengangan pasca lahir.
                                                               -  Jika saat hamil merasa gatal didaerah rengangan, bisa dikompres dengan air hangat untuk mengurangi rasa gatal.

                                 5).  Kram pada kaki
                                       Fisiologi       :  Kram otot ini timbul karena pembesaran uterus yang memberikan tekanan pada pembuluh darah sehingga sirkulasi darah menjadi lambat saat kehamilan.
                                       Solusi           :      -  Atasi dengan istirahat dengan jalan kaki diangkat ke atas
                                                                  -  Minum-minuman cukup kalsium
                                                               -  Bila kram saat duduk atau tidak, coba untuk menggerakan jari-jari ke  arah atas.
c.       Trimester Ketiga
                                 1).  Cairan Vagina
                                       Fisiologi       :  Peningkatan cairan vagina selama kehamilan adalah normal. Cairan biasanya jernih, pada awal kehamilan biasanya agak kental dan mendekati persalinan lebih cair.
                                       Solusi           :   -  Tetap juga kebersihan.
                                                               -  Hubungi dokter bila cairan berbau, terasa gatal dan sakit.
                                 2).  Bengkak (edema)
                                       Fisiologi       :  Pertumbuhan bayi akan meningkatkan tekanan pada daerah kaki dan pergelangan kaki ibu, disebabkan oleh perubahan hormonal yang menyebabkan retensi cairan.
                                       Solusi           :   -  Menghindari makanan asin
                                                               -  Ganjal kaki dengan bantal ketika berbaring/duduk
                                                               -  jangan berdiri terlalu lama
                                 3).  Sesak Nafas
                                       Fisiologi       :  Hal ini terjadi karena rahim mendesak paru-paru dan diafragma.
                                       Solusi           :   -  Atasi dengan tidak membawa berat
                                                               -  berjalan tegak
                                                               -  menarik nafas dalam-dalam
                                                              -  tidur miring kiri dan olahraga teratur yang ringan seperti jalan-jalan dipagi hari
                                 4).  Varises
                                       Fisiologi       :  Sirkulasi darah selama hamil lebih banyak sehingga tidak teratasi oleh katub yang mengalirkan darah ke jantung. Akibatnya, pembuluh darah kaki mekar, bahkan sampai menonjol agar tertampung darah lebih banyak.
                                       Solusi           :    -  Jangan berdiri atau duduk terlalu lama
                                                          -  Duduk atau berbaring dengan kaki diganjal bantal, sehingga posisi kaki lebih tinggi dari jantung.
                                                               -  cobalah sering berjalan-jalan
                                                               -  sebagian besar varises akan lenyap ± 2-3 bulan setelah melahirkan.
                                 5).  Merasa Kepanasan
                                       Fisiologi       :  Hal ini terjadi karena kecepatan metabolisme ibu hamil rata-rata meningkat ± 20% selama kehamilan sehingga suhu tubuh juga tinggi.
                                       Solusi           :     -  Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, seringlah mandi.
                                                                 -  Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat
                                                         -  Jangan lupa untuk minum lebih banyakuntuk menggantikan cairan yang keluar melalui pori-pori tubuh bumil.
                     6).  Kontraksi Perut             
                                       Fisiologi       :  Broxton Hick kontraksi palsu, kontraksi berupa rasa sakit ringan, tidak teratur dan hilang bila duduk atau istirahat.
                                       Solusi           :  -  Istirahat cukup
                                                               -  hindari pekerjaan yang memberatkan
                                                               -  Berdiri dan berjalan dengan punggung dan bahu yang tegak
                                                               -  pakailah kasur yang nyaman
                                 7).  Konstipasi
                                       Fisiologi       :  Selain karena adanya peningkatan hormon progesteron konstipasi juga karena tekanan rahim yang semakin membesar ke daerah usus.
                                       Solusi           :  -  Makan makanan berserat tinggi (buah dan sayur)
                                                              -  Minum air yang banyak dan olahraga ringan.         
                                 8).  Sering Kencing
                                       Fisiologi       :  Pembesaran rahim dan ketika kepala bayi turun ke rongga panggul akan makin menekan kandung kencing ibu hamil.
                                       Solusi           :  -  Batasi intake cairan sebelum tidur
                                                              -  Tenangkan hati
                                                              -  Memakai pembalut perineum
                                 9).  Terganggunya Tidur (Insomnia)
                                       Fisiologi       :  Setelah perut membesar, bayi menendang semakin sering, sehingga ibu sulit untuk tidur nyenyak selain itu ada perasaan cemas menanti waktu persalinan.

                                       Solusi           :  -  Menenangkan  hati ibu
                                                              -  Message atau memijat pinggang
                                                              -  Minum susu hangat atau mandi hangat sebelum tidur.
                                                               -  Batasi minum setelah jam 4 sore agar saat tidur tidak terbangun karena sering BAK.